Twitter
YouTube
Facebook

Lima Buah Kacamata.

Ahmad : “Untuk apa kakek memiliki lima buah kacamata ?”

Kakek : “Satu untuk membaca, satu untuk menonton film, satu untuk jalan-jalan dan satu lagi untuk di pakai sehari-hari.”

Ahmad : “Lalu yang satunya lagi ?”

kakek : “Untuk menemukan keempatnya kalau hilang.”

Termasuk Jenis Virus Berbahaya.

Akhir-akhir ini setelah virus H1N1 dan R4N1 ternyata ada virus yang tidak kalah gawatnya.

Dan dikabarkan bahwa semua pasien di Rumah Sakit Jiwa di seluruh dunia sudah terkena penyakit ini.

Memang,virus ini belom mempunyai korban, tetapi langsung menyebar ke seluruh dunia!

Hampir semua calon calon legislatif yang akhir akhir ini kalah dalam pemilu tanggal 9 april lalu terkena virus ini!!

Nama virus ini adalah : G1L4

Pengalaman Pertama Melahirkan.

Ada sepasang pasutri menikah sudah lebih dari 5 tahun tapi belum juga punya anak, berbagai cara sudah ditempuh, bolak balik ke dokter spesialis kandungan juga, sama saja tidak bisa bikin anak.

Suatu hari si istri sudah tidak tahan lagi ingin punya anak, satu satunya jalan ambil dari anak orang lain, merekapun akhirnya dapat menimang bayi seperti mimpi mereka tiap malam.

Hari berikutnya datang seorang perempuan “wah lucunya anaknya mbak, baru lahir ya? lahirnya dimana? normal ato caesar?”

Karena tidak pernah melahirkan si istri menjawab spontan “iya nih, tadinya sih mau dirumah sakit, tapi ah daripada repot aku muntahkan saja bayinya di rumah”

Ditipu Penjual Barang Berharga.

Di tempat pelelangan Mesir, ada suatu tempat yang sangat ramai dikunjungi oleh para pembeli, pemilik tempat pelelangan tersebut adalah Zhahjah, beliau dikenal sebagai pembual besar, tapi jika orang yang mengerti akan barang berharga maka tidak akan tertipu dan sebaliknya, tapi tidak tahu mengapa hari itu begitu banyak pengunjungnya.

Ternyata pada hari itu ia melelang tengkorak Fir’aun, bukan main ramainya tempat tersebut, sehingga orang berdesak-desakkan.

Setelah itu seperti biasa ia mulai membuka harga penawaran pertama, harga pertama yaitu 10 juta, maka terjadilah tawar menawar di antara pembeli, sehingga
harganya melonjak menjadi 1 milyar.

Salah seorang pembeli menyela : “hai Zhahjah, yang benar saja kau menjual tengkorak hingga mencapai 1 milyar ”

“Saya pikir tidak terlalu mahal jika Anda benar-benar pecinta barang berharga ” sahut Zhahja.

“Dapatkah harganya kau turunkan Zhahja ? ” Sahut pembeli lainnya

(Sambil berpikir Zhahja mengambil tengkorak yang lebih kecil dari yang ia lelang ) “Mungkin untuk tengkorak kecil ini akan saya berikan dengan harga 1 milyar ” Jawab Zhahja

“Hai yang benar saja, tengkorak apa itu . . ?, itu kan bukan tengkorak Fir’aun, mana ada pembeli yang mau ” Jawab salah seorang pembeli.

“Ini tengkorak Fir’aun waktu masih TK dulu tau…, makanya tengkoraknya kecil ” Jawab Zhahja

Para pembeli gusar. Semenjak itu tidak ada pembeli yang mau datang ke tempatnya lagi, tempat Zhahja menjadi sepi, walaupun sekarang ia menjadi orang jujur.

Pasien Datang Kepagian.

Seorang Ibu dan seorang anaknya datang ke ruang praktek seorang Dokter di suatu pagi hari. Padahal Dokter itu belum memulai prakteknya.

Ibu itu kelihatan panik dan mengetuk pintu Dokter itu dengan keras dan berulang-ulang; sambil membawa anaknya yang matanya melotot – hampir keluar.

Dokter keluar dari ruangannya dan si Ibu langsung menyerbu dengan suara yang panik : “Dokter, dokter, tolong anak saya. Dari pagi matanya melotot terus seperti ini.”

Dokter : “Waduh saya belum praktek Bu. Ini masih terlalu pagi.”

Ibu itu tetap ngotot dan berkata : “Saya akan bayar berapa saja, pokoknya sembuhkan anak saya.”

Sang Dokter tidak berdebat lagi langsung mengajak anak itu masuk. Tidak sampai 5 menit Dokter keluar dengan si anak yang telah sehat dan tertawa ceria.

Ibu itu langsung heran dan sambil memeluk anaknya, dia berkata : “Waduh Dokter di kasih obat apa nih, dan saya harus bayar berapa….”

Dokter menjawab enteng : “Gratis Bu, tidak usah bayar, tapi saya ingatkan, Ibu kalau masang bando jangan keras-keras….”

H sampai O.

Saat mengajar Pelajaran Kimia, seorang guru bertanya kepada muridnya.

Guru: “Apakah unsur pembentuk air?”

Bani: “H, I, J, K, L, M, N, O.”

Guru: “Itu bukan yang aku ajarkan selama ini.”

Dani: “Aku kira jawabannya itu. Kan Pak Guru sendiri yang bilang H20 (baca: H to O [H sampai O])

Pelajaran Memuai dan Mengerut.

Guru : “Bisakah kamu memberi contoh yang bagus tentang bagaimana panas membuat sesuatu menjadi lebih lebar/panjang dan dingin membuat sesuatu itu mengerut?”

Murid: “Ehmm …, belajar pada waktu musim kemarau itu biasanya terasa sangat lama sekali…”

Sudah Telat Satu Bulan.

“Bang……aye telat sebulan, terakhir aye lupa gimana nih bang !”

Memang kamu enggak minum pilnya sayang…….?”GUBRAG………..!!!!!!

Dasar abang telat otaknya kesitu terus cicilan rumah……abaaaaaaaaaaaaaaaaaang !

Meminta Berkah di Sumur Keramat.

Sepasang suami istri datang ke sebuah sumur keramat untuk meminta berkah.

Pertama, si suami melemparkan kembang ke dalamnya dan komat-kamit membacakan doa dan keinginannya.

Kemudian ketika giliran istrinya yang akan memanjatkan keinginan, si istri terlalu dalam menunduk sehingga jatuh ke dalam sumur dan mati tenggelam.

“Wow, terkabul! Benar-benar sumur keramat,” kata si suami berseru.

Menaiki Angkot Setan.

Kurang lebih pukul 10 malam, Seorang wanita tengah baya (nenek-nenek untuk lebih tepatnya), berumur sekitar 63 tahun sedang menuju pulang setelah berbelanja buah-buahan di toko buah di daerah rawamangun, yang tidak jauh dari rumahnya.

Sudah kurang lebih 20 menit sang nenek menunggu angkot (mikrolet) yang biasa dinaikinya pulang..tapi angkot yang ditunggu tak kunjung tiba.

Memang biasanya angkot tersebut sudah berhenti beroperasi pada pukul 21.30 paling malam, namun entah mengapa, sang nenek merasa bahwa masih ada angkot yang akan membawanya pulang…

Setelah 35 menit menunggu..akhirnya benar, angkot yang ditunggu sang nenek muncul. Hal yang tidak biasa terjadi… Lalu naiklah sang nenek ke dalam angkot yang berisi 3 orang.. 1 orang supir dan 2 orang penumpang lain yang kedua-duanya adalah seorang wanita cantik, berambut panjang, dengan pakaian pesta berwarna putih (broken white tepatnya).

Sang nenek sempat berpikir…”Aneh sekali….dua orang wanita cantik berpakaian pesta warna putih, pada malam hari begini naik angkot.”

Tapi sang nenek tidak mau meneruskan apa yang ada di pikirannya, walaupun bulu kuduknya sudah mulai berdiri. Terjadilah suasana yang dingin, hening tanpa suara pada angkot tersebut.

Sang supir-pun hanya menyupir tanpa menengok atau mengeluarkan suara sedikitpun…cara menyupirnya pun cenderung kasar, dan ngebut-ngebutan.

Tak sabar sang nenek untuk tiba di daerah rumahnya…sampai akhirnya, Sang nenek tiba di jembatan biasa tempat ia turun. setelah menyiapkan
selembar uang Rp. 10 ribu-an (karena memang tinggal satu lembar uang 10 ribuan yang dia punya) untuk membayar angkot, Sang nenek lalu memberhentikan angkot tersebut

“Bang…kiri, bang..”

Sang supir langsung memberhentikan angkotnya dengan rem mendadak tanpa bersuara..

Lalu sang nenek turun, dan menyerahkan lembaran uang Rp. 10 ribu terakhirnya melalui jendela pintu depan angkot…sambil menunggu kembalian ongkosnya..

Tapi ternyata……….

Sang Supir langsung menginjak gas dan meninggalkan nenek tersebut tanpa mengembalikan uang sang nenek…

Nenek itu berteriak…”DASAR ANGKOT SETAAAAAAAAANNNNNNN….!!!!!!!!!!!!!!”

CopyRight 2011 - CeritaLucu.org