Situs Humor Untuk Dewasa
Di sebuah sekolah minggu, seorang guru sedang memberi pertanyaan kepada anak-anak.
Guru :”Siapa yang tahu arti kata Amin….???, yak Priska.”
Priska :”Amin artinya pasti, benar.”
Guru :”Ya benar..kalau kamu Budi, apa artinya Amin ?”
Budi
sambil membuka mata lebar-lebar karena ngantuk) “Amin artinya bangun, karena kotbahnya sudah selesai..”
Guru :”?!?!?!”
Banyak kesalahan atau kekurangan yang dialami bangsa kita yang dihubungkan dengan kondisi kita yang dulu dijajah oleh Belanda. Belanda kan bukan sebuah negara yang besar, tidak punya modal, tidak punya pemikir-pemikir ulung, jadi mereka tidak memberikan apa-apa kepada kita, malah merampok kita habis-habisan. Lain dengan India yang dijajah Inggris, atau Filipina yang dijajah Amerika. Negara-negara penjajah yang itu punya sesuatu yang diberikan kepada negara-negara yang dijajah, misalnya saja tentang sistim hukum yang lebih teratur, dsb.
Nah, lalu ada pemikiran gila supaya Inggris dan Amerika memberikan sesuatu kepada kita. Bagaimana caranya ? Kita nyatakan perang melawan Inggris dan Amerika ! Lho, kenapa begitu ? Logikanya kita kan kalah…jadi kita akan dijajah lagi oleh Amerikan dan Inggris. Masalahnya sekarang, bukannya kalau kita kalah. Masalahnya adalah, bagaimana kalau Indonesia yang menang ???
Seorang guru SD sedang menegur muridnya.
Guru : “mengapa nilai matematikamu sekarang selalu di bawah lima, padahal sebelumnya selalu di atas delapan, apa kamu punya masalah ?”
Murid : “ya bu, saya memang sedang punya masalah.”
Guru : “apa masalahmu, nak?”
Murid : “kalkulator saya hilang, bu.”
Seorang pendaki gunung berjalan setapak, mendadak ia terpeleset dan jatuh ke jurang. untung ia berhasil menangkap ranting pohon. terkatung di kegelapan ia berseru,
“Tuhan, selama ini aku jarang berdoa padamu, tapi aku janji kalau Kamu menolongku, aku akan rajin menyembahmu”
Mendadak terdengar suara menggelegar “Kalau kamu percaya kepada Ku, lepaskan tanganmu dari ranting itu!”
Si pendaki gunung diam saja, tidak mau menuruti suara itu, maka iapun terkatung-katung semalaman disana. Keesokan paginya, ketika menoleh ke bawah , ternyata jaraknya dengan dasar jurang tinggal 30 sentimeter saja.
Suatu hari dua orang sahabat yang sudah lama tidak bertemu bermain tebak-tebakan disebuah stasiun radio perdamaian.
Uya : “Ron, coba tebak Hewan apa yang banyak uangnya?”
Roni : “Beruang”
Uya : “Salah dong..itukan udah biasa.”
Roni : “Terus apa dong?”
Uya : “Yang benar Hewan To Be A Millionaire”
Roni : “Sialan Lu…”
Ada seorang penggembala memiliki seekor unta yang tidak mau berjalan sedikitpun. Pada suatu hari, seorang kyai mendatanginya dan bertanya kepadanya:
“Apakah Anda ingin unta ini dapat berjalan?”
Si penggembala mengangguk dengan bersemangat.
“Kalau begitu, setiap Anda menginginkan unta ini berjalan, naiklah ke punggungnya dan ucapkanlah ‘Alhamdulillah’!” Kata sang kyai.
Karena tidak sabar, si penggembala dnegan cepat melompat ke punggung unta dan berkata
“Alhamdulillah! Alhamdulillah! Alhamdulillah! Alhamdu-” Si penggembala berhenti mengucap karena ia melihat jurang terbentang di depannya.
“Astagfirullah! Jurang!” Dan si Unta pun berhenti berjalan, tepat di tepi jurang. “Fyuh! Alhamdulillah, Berhenti!”
Tuing! Mendengar kata “Alhamdulillah”, si unta pun melanjutkan perjalanannya ke dalam jurang
Dalam sebuah ruang operasi seorang pasien yang gugup berkata pada dokternya,
“Dokter, saya sangat takut sekali menghadapi operasi ini. Soalnya baru pertama kali ini saya dioperasi.”
Sang dokter menjawab,
“Saya mengerti sekali perasaan Anda dan tahu dengan tepat kegugupan Anda. Soalnya saya juga baru pertama kali ini akan mengoperasi orang.”
Pada suatu hari, rini yang masih duduk di bangku smp mengadu sama ibundanya.
Rini: “Mah, kata pak guru kita keturunan monyet apa bener ma?”
Ibu: “Nggak tau ya soalnya mami nggak kenal semua family bapak kamu…”
Lelaki lugu bernama “ujang” memasuki sebuah kafe. Dilihatnya seorang perempuan yg sangat cantik dudk sendirian. Ujang pun mendekatinya dan menyapanya,
Ujang : “Halo, aku traktir ya…. mau kan?”
Perempuan : “Boleh aja. Tapi jangan mengharapkan apa-apa ya.”
Ujang : “Lho kenapa?”
Perempuan : “Larena aku lesbian…kamu tidak tahu lesbian itu apa?”
Si ujang menggeleng. Perempuan (berusaha menerangkan):
“Begini kamu lihat perempuan manis diseberang sana? Aku akan berkencan dengannya semalaman dan menciuminya.”
Si ujang tiba-tiba menundukkan kepala terlihat malu.
Perempuan : “Kamu kenapa?”
Si ujang mengangkat kepalanya dan berkata…
Ujang : “Ya Tuhan,kayaknya aku lesbian juga…”
