Situs Humor Untuk Dewasa

Archive for the ‘Cerita Lucu Lainnya’ Category


Tidak Ingin Memotong.

Mar 4, 2010 Author: Humor | Filed under: Cerita Lucu Lainnya

Seorang pekerja Konstruksi CJDW pulang kerumah lebih dini dari biasanya, dan dia menemukan isterinya di tempat tidur dengan lelaki lain. Pekerja konstruksi menarik lelaki itu ke gudang di belakang rumahnya dan mengambil sebuah catok dan menjepit anu si lelaki itu.

Setelah pasti terjepit dengan erat, dia mengambil batang pemutar catok dan membuangnya jauh². Kemudian dia mengambil gergaji, si lelaki dengan ketakutan memekik: “Stop! stop! kamu bukan.. mau memotong anu saya kan?”

“Bukan” jawab suami yang sedang berang itu sambil memberikan gergaji itu kepada si lelaki: “Saya hanya mau bakar gudang ini.”

Biasa Dipanggil Ucok.

Nov 10, 2009 Author: Humor | Filed under: Cerita Lucu Lainnya

Tertarik dengan wanita di sebelahnya, seorang pria berusaha berkomunikasi dengannya.

“Adik manis, boleh nanya’ nggak? Tipe pria yang kamu sukai yang seperti apa sih?”

“Aku suka pria Jawa. Mereka lembut dan sabar.”

“Pilihan ke dua?”

“Pria Ambon. Kebanyakan mereka romantis.”

“Alternatif ke tiga?”

“Pria Batak ‘kali ya. Aku suka pribadinya yang keras, terkesan macho,” kata si wanita yang kemudian menanyakan nama pria yang mengajaknya bicara.

“Namaku Joko Sihasale, tapi biasa dipanggil Ucok.”

Pejabat Anti Korupsi.

Nov 10, 2009 Author: Humor | Filed under: Cerita Lucu Lainnya

Setelah proyek multimilyar dollar selesai, sang dirjen kedatangan tamu bule wakil dari HQ kantor pemenang tender. Udah 7 tahun di Jakarta jadi bisa cakap Indonesia.

Bule: “Pak, ada hadiah dari kami untuk bapak. Saya parkir di bawah mercy S320.”

Dirjen: “Anda mau menyuap saya? ini apa-apaan? tender dah kelar kok. jangan gitu ya, bahaya tau haree genee ngasih-ngasih hadiah.”

Bule: “Tolonglah pak diterima. kalau gak, saya dianggap gagal membina relasi oleh kantor pusat.”

Dirjen: “Ah, jangan gitu dong. saya gak sudi!!!”

Bule (mikir ): “Gini aja, pak. gimana kalau bapak beli saja mobilnya…”

Dirjen: “Mana saya ada uang beli mobil mahal gitu!!!”

Bule menelpon kantor pusat.

Bule: “Saya ada solusi, Pak. bapak beli mobilnya dg harga rp.10.000,- saja.”

Dirjen: “Bener ya? OK, saya mau. Jadi ini bukan suap. Pake kwitansi ya…”

Bule: “Tentu, Pak..”

Bule menyiapkan dan menyerahkan kwitansi. Dirjen membayar dengan uang 50 ribuan. Mereka pun bersalaman.

Bule (sambil membuka dompet ): “Oh, maaf Pak. Ini kembaliannya Rp.40.000,-.”

Dirjen: “Gak usah pakai kembalian segala. Tolong kirim 4 mobil lagi ke rumah saya ya…”

Bule: “@#$%^&**”

Nama Saya Sentot.

Nov 10, 2009 Author: Humor | Filed under: Cerita Lucu Lainnya

Seorang ayah mempunyai tiga putri yang cantik dan menarik serta populer di kalangan para pemuda. Karena itu setiap malam minggu si ayah terpaksa harus bekerja ekstra untuk mengawasi para pemuda yang datang mengajak putrinya berkencan.

Begitulah pada suatu malam minggu terdengar bel berdering.Si ayah membuka pintu dan di hadapannya berdiri seorang pemuda yang memperkenalkan diri. “Nama saya Nanang, saya hendak menjemput Endang, kami hendak berenang, sudah siapkah sekarang?”

Si ayah meneruskan pesan tersebut ke belakang dan tak lama kemudian keluarlah Endang untuk pergi memenuhi ajakan pacarnya berenang.

Beberapa saat kemudian bel berdering lagi. “Nama saya Marti, ” kata pemuda dipintu itu memperkenalkan diri. Saya hendak menjemput Sunarti, kami hendak makan spagheti, sudah siapkah ia menanti?”

Si ayah meneriakkan pesan itu ke belakang dan keluarlah Sunarti. Dan baru saja si ayah hendak duduk di kursi, terdengar lagi bel berdering. Datang lagi seorang pemuda memperkenalkan diri.

“Nama saya Sentot. Saya hendak menjemput Margot…”

Dan dengan serta merta si ayah langsung membanting pintu. “Tidak bisa, bangsat!”

Pengemudi Bodoh.

Nov 10, 2009 Author: Humor | Filed under: Cerita Lucu Lainnya

Suatu hari Budi dalam perjalanan pulang dengan mengendarai sebuah mobil. Saat itu malam hari dan hujan turun dengan lebat. Sial bagi Budi lampu depan mobilnya mati. Karena tidak ada penerangan yang cukup, Budi mengikuti lampu belakang mobil di depannya. Tiba-tiba mobil yang diikuti Budi berhenti mendadak dan mengakibatkan Budi menabraknya.

Budi: “Ini bukan salah saya, salah anda yang berhenti mendadak!!!” (sambil menantang)

Supir: “Itu jelas salahmu!”

Budi: “Kok bisa, jelas-jelas anda yang berhenti mendadak..!!!” (masih dengan nada menantang)

Supir: “Kau kira ini di mana??? Di sini kan garasi rumahku bodoh!!!”

Sex Itu Apa Sih?.

Nov 10, 2009 Author: Humor | Filed under: Cerita Lucu Lainnya

Suatu pagi seorang anak yang baru masuk sekolah dasar bertanya kepada ayahnya, “Yah… ayah… sex itu apa sih, yah…?”

Terperanjat si ayah mendengar pertanyaan si Upik. Terbayang dia tentang arus modern zaman sekarang yang membuat manusia berpikiran terbuka, termasuk anak yang masih kecil.

Sesuai dengan konsep pendidikan seks yang sedang hangat dibicarakan, mulailah si ayah mencari-cari jawaban yang sesuai dengan umur dan harapan anaknya yang ia harapkan tak mau tertinggal dalam arus pendidikan modern.

Maka si ayah pun mulai memberikan jawaban dengan mengkiaskan kumbang dan bunga, telur yang yang menetas berudu dan kemudian menjadi katak, hujan serta benih yang berkembang menjadi tunas, diikuti dengan pembentukan bayi dalam kandungan.

Sebelum mengakhiri semua jawaban itu, si ayah menyelipkan juga kisah percintaan antara ia dan mamanya sejak dari zaman sekolah menengah hingga sampai kelahiran seorang bayi comel yaitu si anak yang bertanya itu. Tiba-tiba si anak menangis terisak-isak. Si ayah keheranan.

“Eh kenapa nak…?”

Si ayah bertanya keheranan. Tetapi si anak masih tetap menangis.

“Jawabanya panjang amat… hu… hu… hu, terus di mana tempat untuk nulis jawabannya? Ayah aja deh yang nulis jawabannya!!! Hu… hu… hu…”

Si Upik lantas menyerahkan buku latihan Bahasa Ingris yang pada muka
depannya tertulis…

Thank You Seven.

Nov 10, 2009 Author: Humor | Filed under: Cerita Lucu Lainnya

Si Tejo baru belajar bahasa inggris. Kosa kata yang dia mengerti baru sebatas: Ok, Never Mind, Thank you, One, Two, Three, Four Five, Six, Seven dan Bye-Bye.

Pada suatu hari, dalam perjalanan pulang dari tempat kursusnya, tiba-tiba dia bersenggolan dengan seorang Bule.

Buku yang dibawa Tejo-pun terjatuh, Bule itu lalu membantu Tejo ngambil buku-buku yang berhamburan.

“Hmm… ini peluang untuk nguji kehebatan bahasa inggris-ku” kata Tejo dalam hati.

Bule: Oh, I’m Sorry.

Tejo: It’s Ok, Never Mind. Thank you.

Bule: Thank you Too.

Tejo: (hmm… habis Two, pasti Three) Thank You Three.

Bule: (heran) What For?

Tejo: (Four… Four hmm Five) Thank you Five.

Bule: (Tambah Heran) Are you Sick?

Tejo: (Waduh, habis Sick… Seven… setelah itu, aku sudah tidak tau dah… mesti cepet cabut nich)

Tejo pun cepet-cepet mengemasi bukunya dan beranjak pergi…

Setelah agak jauh, Lalu Tejo berteriak… “Thank you Seveeen! Bye-Bye…”

Bule: (bingung)

Berhasil Sembunyi.

Nov 10, 2009 Author: Humor | Filed under: Cerita Lucu Lainnya

A: Kenapa badak kukunya warna merah?

B: Mmm… apa ya… ‘gak tau…

A: Biar bisa sembunyi di balik pohon apel…

B: Ah bohong… mana ada badak sembunyi di balik pohon apel?

A: Gak pernah lihat ‘kan?… berarti dia berhasil sembunyi…

Jumlah Kaki Burung Onta.

Nov 10, 2009 Author: Humor | Filed under: Cerita Lucu Lainnya

Saat pulang dari sekolah, Tutut sangat bergembira karena memperoleh hadiah dari gurunya.

“Tutut diberi hadiah Ibu Guru, Mam.”

“Kenapa Ibu Guru memberimu hadiah?”

“Karena Tutut memberi jawaban yang benar. Bu Guru bertanya berapa jumlah kaki burung Onta dan Tutut menjawab tiga.”

“Lho… bukankah kaki burung Onta itu jumlahnya dua?”

“Iya sih… tapi teman-teman sekelas menjawab empat. Tutut yang menang, soalnya jawabannya yang paling dekat!”

“@#$%^$&**”

Ungkapan Bahasa Sederhana.

Nov 10, 2009 Author: Humor | Filed under: Cerita Lucu Lainnya

Seorang pria mengeluh kepada dokternya bahwa ia punya sebuah penyakit yang aneh, yaitu tidak bisa mengerjakan perkerjaan-pekerjaan rumah yang seharusnya dia lakukan.

Setelah sang dokter memberikan penjelasan yang lengkap tentang penyakitnya itu, si pria itu berkata, “Baik, dok. Saya bisa mengerti itu. Tapi, tolong sekali lagi jelaskan kepada saya dengan bahasa yang lebih sederhana tentang penyakit saya ini!”

“Baik! Dengan bahasa sederhana…”, jawab sang dokter, “Anda Malas!”

“Oke!”, kata si pria itu. “Sekarang, beritahu saya istilah medisnya, sehingga saya bisa memberitahukan kepada istri saya!”