Twitter
YouTube
Facebook

Archive for the ‘Cerita Lucu Batak’ Category


Tanah Abang

Pemuda Jawa : “Maaf, saya orang baru di Jakarta, baru datang dari Jawa… apakah ini Tanah Abang?” Pemuda Batak : “Oh bukan…. ini bukan tanah aku, sumpah! Aku juga baru datang dari Medan, jadi aku juga tidak tahu tanah siapa ini…”

Read More...

PSMS Medan VS PS Karo-Karo.

Pada sebuah pertandingan persahabatan antara PSMS Medan dengan PS Karo-karo, pertandingan di selenggarakan di kota medan. Sebelum pertandingan MC lapangan memperkenalakan nama-nama kedua tim, untuk kesempatan pertama di sampaikan nama-nama pemain dari PS Karo-Karo karena sebagai tamu. “Selamat datang para penonton di Stadion Teladan Medan inilah pertandingan persahabatan yang kita nantikan antara PS Karo melawan [...]

Read More...

Ucok Sakit Perut.

Seteleh tamat SMU di Aek Kanopan, Uccok memutuskan merantau karena tidak memiliki biaya untuk meneruskan kuliah, plus ditambah otak yang pas-pasan. Orang tua Ucok memberi ongkos sekali jalan Rp.100.000, karena keuangan yang terjepit. Ucok memilih merantau ke daerah Pekan Baru. Di Kota Pekan Baru, Ucok tidak kunjung mendapatkan pekerjaan, setelah lima hari disana, uang sisa [...]

Read More...

Berjalan di Atas Air.

Seorang Turis Batak berkunjung ke Israel. Dia menawar perahu mau keliling-keliling di Danau Galilea dan diberitahu pemilik perahu bahwa sewa perahu US$10/jam. “Wah… mahal kali kau!!! di Danau Toba di negara saya Indonesia, sewa perahu gak sampai separuh-nya… itupun sudah bisa naik perahu keliling sampe puas…!” Pemilik perahu itupun mencoba menjelaskan, “Ini kan di Israel [...]

Read More...

Orang Batak Menyetop Taksi.

Suatu hari, ada orang Batak yang sedang berwisata di kota Jakarta dan ia bermarga Manalu, saat menunggu taksi yang lewat iapun duduk untuk beristirahat. Saat itu ia melihat ada taksi tak berpenumpang yang kebetulan lewat maka segera iapun menyetop taksi itu, dan saat diberhentikan sang supir taksi bertanya kepada si Batak ini. “Mana lu?” tanyanya [...]

Read More...

Salah Pengertian.

Setelah sehari Tagor Sitompul di kota kembang Bandung, dia sudah akrab dengan seseorang yang bernama Amit. Pada suatu hari ada undangan pernikahan dari teman Amit yang ditujukan untuk si Amit dan si Tagor Sitompul. Mengingat bangku yang kosong hanya ada di depan, maka si Amit pun melewati para undangan dengan mengucapkan : “Amit Pak…..Amit Bu……Amit [...]

Read More...

Dolok Saribu Dari Saribu Dolok.

Setelah menginjakkan kaki di kota Jakarta, Duga bermaksud mendapatkan teman sebanyak-banyaknya. Maklum Duga belum fasih berbahasa Indonesia. Menurutnya semua perkataan dalam bahasa Batak harus diterjemahkan ke bahasa Indonesia termasuk identitas diri. Sambil bersalaman lalu dia memperkenalkan diri dan berkata: “Gunung Seribu dari Seribu Gunung”. Sejak itu para sahabatnya pada takut dan segan, mereka menganggap Dolok [...]

Read More...

Perempuan yang Tersinggung.

Ganda merasa senang berkeliling-keliling kota Bandung. Sambil menaiki sebuah bis di samping kiri dan kanannya dia memberanikan diri untuk berkenalan dengan cewek sebelah kiri. Ganda: “Perempuan apakah engkau ito?” (Batak: Boru aha do hamu ito) Cewek: “Kau pikir aku cewek murahan ya..?” Ganda: “Bukan, ito..saya mau bertanya marga apa ito?” Cewek: “Dasar orang kampung!!” Sampai [...]

Read More...

Jalan-jalan ke Medan Plaza.

Liburan di kampung halaman rasanya membosankan, pikir Yodi. Akhirnya dia berkunjung ke tempat tulangnya di Medan. Robet mengajak Yodi jalan-jalan ke Medan Plaza, di perjalanan menuju Medan plaza naik angkut 51 Robet kesal saking panasnya kota Medan. Sambil mengipas-ngipas dadanya karena keringatan Robert mengucap….”Brengsek…panas benar..!!” Mendengar keluhan Robert, Yodi berkata “Bet, aku juga brengsek..!!”

Read More...

Pertama Kali Datang Ke Jakarta.

Pertama sekali Ucok datang ke Jakarta, dia coba jalan-jalan mau tahu keadaan Jakarta, Pertama dia pergi ke Terminal Pl.Gadung Kondektur : “Blok M… blok M..” Ucok : Naik Bus kota jurusan blok M, selama dalam perjalanan setiap orang mau turun selalu sebut nama halte. Penumpang lain : “Bang Senopati.. kiri!!”, bus berhenti. Penumpang lain : [...]

Read More...
CopyRight 2011 - CeritaLucu.org