Situs Humor Untuk Dewasa

Archive for November, 2009


Percakapan Korban Bom Bunuh Diri.

Nov 26, 2009 Author: Humor | Filed under: Cerita Lucu Umum

Disebuah area perkuburan yang sepi beberapa pocong korban bom sedang terlibat percakapan.

Pocong 1 : “waktu aku sedang enak makan tiba-tiba hotel tempat aku makan di bom orang, wah kurang ajar betul orang itu.”

Pocong 2 : “Aku juga, waktu aku tidur di hotel waktu aku terbangun aku sudah disini.”

Pocong 3 : “Aku terbakar api akibat bom itu.”

Pocong 4 : “Kalau aku kejatuhan tiang besi waktu bom itu meledak.”

Pocong 1 : “Kalau ketemu akan aku cincang pelakunya.”

Pocong 5 : (Diam saja dengan wajah agak sedikit ketakutan.)

Pocong 1, 2, 3, 4 : “Eh, pocong 5 kenapa kamu diam saja?? Emang bagaimana kamu matinya?.”

Pocong 5 : Dengan agak sedikit takut dia berkata, “Aaannuuu… aku kesini… akulah yang meledakkan hotel dan restoran tersebut.”

Suara Sirine Mobil Polisi.

Nov 26, 2009 Author: Humor | Filed under: Cerita Lucu Umum

Beberapa murid taman kanak-kanak ditanya sama gurunya tentang musik favorit mereka dan beserta alasannya:

Murid 1: “Saya suka lagu Dangdut bu…” karena bisa buat goyang.

Murid 2 : “Kalo saya suka Metal bu, karena saya suka lagu yang keras.”

Murid 3 : “Saya suka Dugem, karena bisa geleng-geleng bu..”

Murid 4 : “kalo saya suka sekali dengan sirine polisi bu, sebab ayah saya selalu lari kalau dengar suara sirine mobil polisi, jadi saya tidak di hajar lagi sama ayah bu….”

Wawancara Warga Masyarakat.

Nov 26, 2009 Author: Humor | Filed under: Cerita Lucu Umum

Seorang peneliti sedang melakukan penelitian di sutu kampung,

Seperti biasa dia melakukan wawancara dari rumah kerumah untuk mendapatkan informasi tentang pengetahuan masyarakat atas kampungnya.

Setelah selesai mengunjungi sekitar 5 rumah, tibalah saatnya dia berkunjung ke salah satu rumah warga yang terletak persis ditengah kampung.

Setelah memberi salam, dia pun dipersilahkan oleh tuan rumah, seorang lelaki dengan perawakan tingi besar Dan berkulit hitam legam, untuk masuk Dan duduk.. Setelah memperkenalkan diri, peneliti pun mengajukan pertanyaan kepada pemilik rumah :

Peneliti : “Pak, bisakah bapak menceritakan pengetehuan bapak tentang kampung ini dalam 5 tahun terakhir ?”
Warga : “Kalau dalam 5 tahun terakhir saya tidak begitu tahu..!”
Peneliti : “Bukankah bapak adalah penduduk asli kampung ini ?”
Warga : “Ya benar saya warga asli, tapi saya baru saja keluar dari penjara setelah di tahan 8 tahun.”
Peneliti : “Kenapa bapak masuk penjara ? Kalau boleh saya tahu…”
Warga : “Saya dipenjara karena membunuh….!!!!”
Peneliti : “Kenapa bapak sampai membunuh orang…?”
Warga : “Karena jengkel, ditanya-tanya seperti ini !!!!”
Peneliti : “???”

Kabar Buruk Bertubi-Tubi.

Nov 26, 2009 Author: Humor | Filed under: Cerita Lucu Umum

Suatu sore telepon berbunyi.

“Hallo, Pak Juri? Ini saya, tuan, Dodo, pembantu di villa Bapak…”

“Oh iya. Ada apa, Do? Ada masalah?”

“Anu..saya nelepon cuma mau ngasih tau, burung kakaktua bapak mati..”

“Kakaktua saya? Mati? Yang pernah menang di Lomba Tingkat Dunia itu??”

“Ya tuan… yang itu”

“Waduh sial juga ya… lumayan banyak juga tuh duit keluar buat ngelatih tu burung… matinya kenapa, Do?”

“Gara-gara makan daging busuk, tuan”

“Daging busuk?? Siapa yang ngasih dia daging busuk??!!”

“Ngga ada tuan..dia cuma makan daging kuda yang udah mati.”

“Kuda mati? Kuda mati apa??”

“Kuda punya tuan.”

“Kuda yang menang pacuan internasional itu?!!!”

“Iya tuan, Dia mati kecapen setelah narik gerobak tong air.”

“Lu gila ya? gerobak air apaan???”

“Gerobak air buat madamin api, tuan…”

“Ya ampuun… api apa lagi???”

“Api di rumah tuan! Ada lilin yang jatuh dan apinya kena tirai… trus merembet deh.”

“Ja..jadi..maksud lu villa mewah gua itu ancur berantakan gara-gara lilin?!!!”

“Begitulah, tuan.”

“Tapi kan disitu banyak lampu!!! Tu lilin buat apaan???”

“Buat pemakaman, tuan.”

“Demi Tuhan, pemakaman apa doooo??!!”

“Pemakaman istri Tuan… Suatu malam dia berjalan-jalan di dalam rumah yang gelap gulita, saya pikir maling, jadi saya hajar aja dia pake tongkat golf Nike tuan…”

Sunyi….,

Sunyi cukup lama….

“Doooo!!!… lu bener-bener dalam bahaya besar, kalo tu tongkat golf ampe patah…”

Ingus Mau Jatuh.

Nov 26, 2009 Author: Humor | Filed under: Cerita Lucu Umum

Dalam perjalanan mudik dari Jakarta, seorang pria muda merasa terganggu dengan seorang anak kecil yang duduk di sampingnya. Bocah yang nampak udik itu sesekali menghirup ingus yang hendak jatuh ke bibirnya.

Karena berulang-ulang terjadi, pria itu terlihat jengkel, dan hendak menegurnya, “Hey kamu bawa sapu tangan nggak? Ingusmu mau jatuh tuh”

Sang anak pun sambil erat memegang kantongnya berkata, “Oh tentu bawa om, tapi ibu bilang saya tidak boleh meminjamkan pada orang yang tidak dikenal.”

Sang Pria itu mendapati sebuah sapu tangan yang lusuh dengan ingus yang mulai mengering. “Siapa yang mau pinjam hii!”

Seorang suami-istri tengah berhadapan di persidangan untuk memperebutkan hak asuh anak. Setelah memasuki beberapa kali masa sidang, hakim akan memutuskan siapa yang mendapat hak asuh ketiga anak tersebut. Namun hakim masih memberikan kesempatan kepada masing-masing untuk membuat pembelaan.

Sambil menahan air mata dan emosional sang istri merasa yang paling berhak menerima hak asuh. “Yang mulia, Saya yang mengandung, melahirkan bayi itu ke dunia dengan rasa sakit dan penuh kesabaran. Anak itu harus jatuh ke tangan saya,” katanya meminta.

Hakim selanjutnya memberi kesempatan kepada pihak suami, “Apa pembelaan anda terhadap tuntutan istri Anda”

Sang suami diam sebentar sambil berpikir, dengan nada datar mulai angkat bicara, “Yang mulia, saya telah sekian tahun hidup bersama mereka. Saya selama ini sudah menyatu. Ada sebuah logika ‘jika saya memasukkan koin ke sebuah mesin minuman teh botol, mesinnya bergoyang sebentar, dan minumannya ke luar’. Menurut Pak Hakim, minumannya milik saya atau mesinnya?”

Hakim, “Masuk akal juga…”

Menjodohkan Anak untuk Mengikat Persahabatan.

Nov 26, 2009 Author: Humor | Filed under: Cerita Lucu Umum

Ada dua sahabat, masing-masing mempunyai seorang anak, yang satu laki-laki berumur 6 tahun dan lainnya perempuan berumur 3 tahun.

Suatu saat mereka bertemu. Ayah si anak laki tiba-tiba mempunyai ide, lalu berkata pada sahabatnya.

“Sahabatku…, untuk mempererat tali persahabatan kita, bagaimana seandainya…, kita jodohkan anak-anak kita setelah mereka dewasa nanti…?”

Setelah berpikir sejenak…, sang sahabat menjawab:

“wah… tidak mau, mana boleh??”.

Ayah si laki terkejut mendengar jawaban sahabatnya :

“Lho…? kok kenapa ???!”

“Kalau begitu rugi anak saya dong! Coba kamu pikirkan… sekarang usia anakmu 6 tahun dan usia anak saya baru 3 tahun… berarti, usia anakmu DUA KALI lipat usia anak saya…, bagaimana nanti, jika anak saya sudah berumur 25 tahun, tentu anakmu sudah berusia 50 tahun? wah, mana boleh…, mana boleh!!” ujarnya sambil berlalu..

Persahabatan Lima Sekawan.

Nov 26, 2009 Author: Humor | Filed under: Cerita Lucu Umum

Ketika akan pergi berkelana 5 sekawan A, B, C, D dan E berjanji, barang siapa nanti ada yang mati dimakamnya akan di berikan uang sejumlah USD 1000.

Pergilah ke 5 orang itu ke suatu hutan belantara yang berbukit. Malang bagi si A ia terjatuh dari tebing yang sangat tinggi dan tewas seketika.

Sesuai perjanjian si B,C dan D menaruh uang di pusaran temannya sebanyak USD 1000.

Melihat ada USD 3000 dipusaran makam temannya, si E mengambil buku cek lalu ditulis USD 4000 dan diletakan di pusara makam temannya dan diambilnya yang USD 3000.

Enam Coklat Diminta Tiga.

Nov 26, 2009 Author: Humor | Filed under: Cerita Lucu Umum

Ibu Guru : “Topan, kalau kamu punya enam potong coklat dan ibu meminta tiga potong, berapa sisanya?”

Topan : “Enam, Bu Guru!”

Ibu Guru : “Salah, Topan. Yang betul tiga!”

Topan : “Tidak, Bu Guru. Tetap enam. Soalnya saya tidak akan memberikannya!”

Hantu Melamar Hantu.

Nov 26, 2009 Author: Humor | Filed under: Cerita Lucu Umum

Budi bertandang ke rumah gadis yang dikenalnya semalam sesuai petunjuk alamat yang diberikan kepadanya. Ketika bertemu dengan orang tua si gadis, dengan penuh harap, Budi berbicara dengan bapak si gadis.

Budi: Maaf, Pak, semalam saya berkenalan dengan Rini, anak Bapak. Entahlah, saat itu juga saya jatuh hati kepadanya dan Rini sendiri sudah bersedia menjadi pendamping saya. Untuk itulah saya datang kemari, untuk melamar Rini.

Bapak: Lho, adik ini bagaimana? Rini anak saya itu sudah meninggal 7 hari yang lalu karena kecelakaan!

Budi: Tidak apa-apa kok, Pak, saya sendiri juga sudah meninggal 100 hari yang lalu.