Dengan bantuan PETUNJUK PEMAKAIAN, seorang wanita selama berjam-jam mencoba merakit alat rumah tangga yang rumit, yang baru saja ia beli.
Akhirnya ia menyerah dan membiarkan bagian-bagian alat itu terserak di meja dapur.
Bayangkan betapa ia terkejut ketika beberapa jam kemudian ia kembali dan menemukan alat itu sudah dirakit oleh pembantunya dan bekerja dengan sempurna.
“Bukan main, bagaimana engkau mengerjakannya?” serunya.
“Ah ibu, kalau orang tidak dapat membaca, dia terpaksa menggunakan otaknya,” jawabnya tenang.
Suatu hari ada pemuda yang melamar ke sebuah perusahaan,dan langsung menghadap HRD untuk melakukan wawancara,
HRD: “Apabila anda diterima di perusahaan ini, berapa gaji yang anda harapkan dari kami?”
Pemuda: “Saya ingin gaji dalm US Dollar saja pak, ya kurang lebih 10.000USD saya rasa sudah cukup pak.”
HRD: “Boleh juga, sesuai dengan jabatan yang saudara lamar. mmmmmh bagaimana kalau perusahaan menawarkan lebih banyak? Kami sediakan mobil Mercedes seri terbaru, Rumah di pondok indah lengakp dengan kolam renang berikut isinya, liburan setiap akhir bulan keBali, cuti 25 hari setiap tahun plus bonus akhir tahun 5 kali gaji?”
Pemuda: “Ah, jangan bercanda dong pak.”
HRD:”Loh……. anda dulu yang ngajak bercanda to?”
Ada seorang pria di rumah sakit jiwa. Sepanjang hari, dia menempelkan telinganya ke tembok, seperti mendengarkan sesuatu. Seorang dokter penasaran melihatnya seperti itu tiap hari.
Dokter itu akhirnya memutuskan untuk mencari tahu apa yang dia dengar dari balik tembok itu. Dia menempelkan telinganya ke tembok, tetapi tidak mendengar apa-apa.
“Aku tidak mendengar suara apa-apa kok,” katanya kepada si pasien.
Dengan wajah serius si pasien menjawab, “Iya, Dok, aku tahu kok. Dan memang sudah berbulan-bulan tidak ada suara apapun dari dalam sana.”
Disuatu pagi hari seorang Bapak sedang berbincang-bincang dengan anaknya yang bernama Ratih.
Bapak: “Ratih..,kamu biasakanlah bangun pagi anakku.”
Ratih: “Kenapa Pak…?”
Bapak: “Itu kebiasaan bagus,dulu Bapak bangun pagi jalan jalan dan menemukan uang Rp.100 juta dalam tas kresek di jalanan.
Ratih: “Bagaimana Bapak tahu itu uang bukan punya orang yang kehilangan di malam sebelumnya….?”
Ratih: “Bukan itu masalahnya,Walau bagaimanapun tas kresek itu sudah ada disitu malam sebelumnya. Bapak masih ingat betul.”
Ratih: “Jadi kalau begitu bangun pagi,enggak bagus buat semua orang dong.Orang yang kehilangan 100 juta bangunnya lebih pagi dari Bapak dong.”
Bapak:……&&^$$#$#@#@@!@#$^^^…..
Pada usia 14 tahun, ada cowok yang pedekate, sungguh lelah menghindar darinya.
Pada usia 24 tahun, tak ada yang pedekate, sungguh lelah memikirkannya.
Cowokku pura-pura mabuk dan mengajakku pulang ke rumahnya, sungguh lelah menolaknya.
Cowokku bener-bener mabuk dan muntah di lantai, sungguh lelah membersihkannya.
Ada yang pinjem uang sama cowokku, aku takut mereka tak bayar, sungguh lelah mencemaskannya.
Cowokku pinjem uang dengan orang lain, sungguh takut orang lain menagih utang padaku, tambah lelah mencemaskannya.
Melahirkan anak laki-laki takut anakku mirip ayahnya yang tidak punya masa depan, mengurusnya sungguh lelah.
Melahirkan anak perempuan, takut dia tertipu seperti ibunya, sama lelahnya.
Waktu suami lagi kere, tiap hari harus irit, sungguh lelah.
Waktu suami lagi banyak uang, takut dia di luar belajar yang tidak-tidak, sungguh lelah.
Suami terlalu ganteng, di jalanan selalu ada cewek yang curi-curi pandang, aku lelah.
Suami terlalu jelek, setiap keluar di jalan, sungguh lelah harus menjelaskan ke orang-orang kalo dia bukanlah supirku.
Di Sebuah negara Uni Eropa, sedang tersiar kabar bahwa seorang Teroris dari Indonesia telah memasuki eropa.
Jock, Seorang komisaris Interpol yang pernah bersekolah di Indonesia dipanggil untuk mengomandani operasi ini.
Dalam 5 Jam, Teroris tersebut berhasil di tangkap. Karena prestasi ini, Jock sang interpol di wawancarai oleh media massa.
Wartawan : “Bagaimana strategi anda menangkap teroris ini pak?”
Jock : “It’s easy… saya menyebar seluruh anak buah saya dan satu setengah juta personel lain untuk berjaga di seluruh terminal bis di eropa.”
Wartawan : “Loh bagaimana anda tahu yang mana yang teroris indonesia..?”
Jock : “Gampang, saya cukup memerintahkan anak buah saya untuk menangkap orang yang merokok di dalam bis kota. karena hanya orang indonesia yang merokok di dalam Bis Kota….”
“Saya malu dengan hidup kita ini Mas”, kata Ani kepada suaminya Pailul yang penganggur dan pemalas.
“Coba bayangin. Pesta penikahan kita kemarin dibiayai Nenekku. Mobil kita duitnya dari Ayahku. Uang sewa rumah kita dari Pamanku . Bahkan biaya hidup kita sehari-hari dari Kakakku. Coba gimana saya nggak malu?”
Pailul yang sedang asyik tidur-tiduran si sofa menoleh ke istrinya dan berkata, “Kamu memang pantas merasa malu. Soalnya adikmu yang nggak berguna itu sampai sekarang belum kasih kita apa-apa!”
Suatu malam di sebuah rumah, seorang anak yang sedang tidur-tiduran di ranjang nya tiba-tiba teriak ke papanya yang lagi tidur… begini katanya : “Pa, tolong ambillin minum donk pa…”
Lalu papanya ngomong gini : “Udah malam nak, kamu tidur aja sana, ntar juga hausnya ilang…” Si anak pun diem sejenak.
Eh, ga lama kemudian si anak teriak lagi : “Pa, haus nya gak hilang, ambillin minum donk…”
Papanya kemudia bicara : “Berisik AH !! Kalau sekali lagi kamu teriak-teriak minta minum, papa tampar pantat kamu !!”
Anak itu pun diam untuk sejenak lagi… Tapi, gak lama kemudian, si anak teriak lagi, ” PAPA !!!”
Si Papa pun bales teriak ” BERISIK !! AWAS KAMU PAPA TAMPAR PANTATNYA !!”
Dengan santainya si anak ngomong gini, “Kalo kesini mau tampar pantat aku, sekalian bawain minum ya pa…”
Dua orang anggota LSM (si A dan si B) menjalani tes penerimaan anggota dengan di berikan tugas untuk menyadarkan bandar-bandar narkoba agar kembali ke jalan yg benar.
Masing-masing dari mereka akan mencoba menyadarkan 100 bandar narkoba,,
Acara pun di mulai..si A mendapatkan giliran pertama dan berhasil menyadarkan 5 orang bandar narkoba.si B mendapat giliran kedua dan berhasil menyadarkan semua bandar yang ada yaitu 100 orang.
Hal ini membuat penasaran penyelanggara acara tersebut,maka di tanyalah bagaimana cara mereka berdua,terutama si B ini dalam memberikan penyuluhan.
si A bilang “aku menggunakan contoh dua buah lingkaran yg aku gambar di papan tulis,satu lingkaran besar dan satu lagi lingkaran kecil,lingkaran besar adalah contoh otak kita sebelum memakai narkoba,dan lingkaran kecil adalah contoh otak kita setelah menggunakan narkoba.
Giliran si B menjawab “aku juga menggunakan contoh dua buah lingkaran yang aku gambar di papan tulis, besar dan kecil juga,hanya bedanya aku bilang begini,
“Lingkaran kecil adalah Lubang pantat kita sebelum masuk penjara…sedangkan Lingkaran Besar adalah Lubang pantat kita setelah masuk penjara….”
Perubahan harga yang cepat,sering mengakibatkan pembeli dan penjual ribut/adu argumen. Disatu sisi, si pembeli menghendaki harga lama,
sementara disisi lain, si penjual menghendaki harga baru. Hal seperti ini juga tejadi antara pembeli dan tukang sayur yang lugu.
Pembeli : “Satu potong tempe ini harganya berapa ?”
Tukang sayur : “Sekarang harganya sudah naik jadi Rp 750,-”
Pembeli : “Hah!!!(terkejut) Nggak mungkin naik setinggi itu. Aneh dari Rp 75,- kok bisa menjadi Rp 750,- padahal kalau di KORAN, harga tempe setelah naik menjadi sekitar Rp 300,-.”
Tukang sayur (marah, sewot, kesel) : “Kalau di KORAN murah, makan aja tempe yang ada di KORAN !!”
Pembeli : !@#$%&