Twitter
YouTube
Facebook

Kisah Asmara Matthew McConaughey dan Camila Alves

Jakarta – Tak kenal maka tak sayang, mungkin itu ungkapan yang tepat untuk mengawali kisah Matthew dan Camila. Karena awalnya, model asal Brazil itu sama sekali tak tahu bahwa pria yang mendekatinya adalah seorang aktor terkenal.

Keduanya pertama kali bertemu di sebuah bar di Los Angeles pada 2006. Kala itu, Matthew yang tampil dengan janggut tebal mencoba untuk mendekati Camila.

“Kami bertemu di Hyde. Kami melakukan dua kali interaksi saat duduk di bar. Interaksi pertama, aku sama sekali tak tahu siapa dia. Kala itu ia memiliki janggut yang panjang, dan memakai topi Rasta. Keseluruhan wajahnya tertutup, dan aku benar-benar tak menyadari siapa dia,” kenang Camila pada sebuah wawancara.

Model berusia 32 tahun itu pertama kali menyadari identitas pria yang mendekatinya tersebut ketika Lance Armstrong mendekat dan berbicara pada Camila. Saat itu ia baru ingat bahwa Lance dan Matthew bersahabat dekat dan tak terpisahkan.

“Lance datang dan bicara padaku. Kau tahu mereka selalu terlihat bersama, jadi aku seperti, oke, aku keluar dari sini. Aku pergi ke sisi lain dari ruangan!” tambahnya.

Namun nampaknya pendekatan yang dilakukan Matthew kala itu berhasil dengan mulus. Hingga pada 2011 keduanya memutuskan untuk bertunangan dan menikah satu tahun kemudian di Texas.

Awalnya, Camila sangat ragu untuk menerima lamaran sang aktor. Bukan karena ragu akan cinta yang diberikan Matthew tapi karena sejak kecil, ia sama sekali tak pernah ingin menikah.

“Hal terpenting bagiku adalah untuk meyakinkan bahwa tempat tinggal kami nyaman, sehat dan anak-anak dalam keadaan baik. Aku tak pernah tahu betapa penting pernikahan, dan betapa spesial hal tersebut sampai aku menjalaninya sendiri,” ujar Camila.

Kisah cinta Matthew dan Camila yang telah dirajut sejak 2006 berjalan dengan lancar tanpa terpaan gosip. Hingga saat ini, keduanya telah dikaruniai tiga orang anak, Levi Alves McConaughey (5), Vida Alves McConughey (4) dan Livingston Alves McConaughey (1).

(kmb/mmu)

Begini Curahan Raffi Ahmad Soal Hubungannya dengan Nagita Slavina

Jakarta – Raffi Ahmad nampaknya sudah memantapkan hubungannya dengan Nagita Slavina. Pria yang kerap dicap sebagai playboy itu kini dikabarkan segera meminang kekasih hatinya itu menuju jenjang pernikahan.

Namun seakan ditutup-tutupi kabar pernikahan tersebut bergulir seperti bola panas. Baik sang ibunda, Amy Qanita dan tante Raffi, Mudi Pagau kompak membantah kabar bahagia yang datang pada Raffi.

“Aduh saya rasa itu isu saja ya tanggal 26 April atau Oktober itu pasti ada seseorang yang menyebarkan isu tersebut,” kata Mudi Pagau saat ditemui di Gedung Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (23/4/2014) malam.

Namun ternyata kebahagiaan Raffi saat memiliki Nagita Slavina sebagai kekasih tidak bisa ditutupi. Ia pun mengungkapkan betapa bahagianya saat berhubungan dengan Nagita.

“Iya dia cerita kalau sekarang senang pacarnya baik dan pengertian itu memang benar. Untuk mengatakan dia mau menikah itu belum pernah, kalau ketemuan ya nggak pernah macem-macem,” jelasnya lagi.

Bagi Mudi jika kelak sang keponakan akan segera menikah, dirinya sangat mendukung apa yang terbaik untuk Raffi.

“Ya selalu mendukung kalau memang mereka berjodoh. Gigi orangnya menyenangkan kok kita selalu ketemu kalau ada acara keluarga,” tutup Mugi.

(wes/wes)

Donita Deg-Degan Nyanyi dengan Konsep Band

Jakarta – Aktris Donita kembali menunjukan suara merdunya lewat single terbarunya berjudul ‘Hilang’. Perempuan bernama asli Noni Annisa Ramadhani itu tampil tak sendiri lagi, melainkan dengan konsep band.

Penampilan beda itu dirasa Donita lebih seru. Tapi, ia pun juga merasa lebih deg-degan.

“Seru, banyak dapat pengalaman baru buat aku nyanyi dengan konsep band. Tapi ini lebih deg-degan, karena harus kerjasama nggak boleh nonjol satu, jelek satu. Kesuksesan itu dari kita semua (band),” ucapnya saat ditemui di Exodus, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (23/4/2014).

Meski jantungnya dibuat berdebar, akan tetapi perempuan 25 tahun itu keenakan nyanyi dengan konsep band. Sebab, ia tak lagi sendiri bernyanyi di atas panggung. Donita sendiri tampil diiring band Eden.

“Enak band, karena kita rame-rame. Kalaupun itu deg-degannya bisa rame-rame, karena ada temannya. Aku belum terbiasa aja (dengan band), butuh jam terbang.

Kekasih dari Adi Nugroho itu pun optimis single ‘Hilang’ bisa diterima penikmat musik Tanah Air. “Aku sih optimis ya,” pungkasnya.

(mau/mmu)

Maia Estianty Lebih Suka Anak Jadi Pebisnis

Jakarta – Selain sebagai musisi, Maia Estianty juga tengah sibuk menjalani bisnis karaoke dan pekerjaan lainnya sebagai produser penyanyi pendatang baru. Maia pun berharap di masa depan nanti bakat bisnisnya bisa nurun ke ketiga anaknya, Al, El, dan Dul.

“Anak-anak belum ada yang terlihat menuruni bakat bisnis saya, kalau darah seninya sudah nurunin. Tapi, saya lebih suka mereka bisnis,” katanya saat ditemui di Exodus, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (23/4/2014).

Meski begitu, pentolan duo ‘Maia’ tersebut tak mau memaksakan keinginannya menjadikan anaknya sebagai pebisnis. Tapi, andai dari Al, El, atau Dul tertarik investasi, ia siap bantu.

“Saya membebaskan mereka mau kemana. Kalau anak tertarik investasi, saya enggak tahu, tapi kalau anak-anak mau ya monggo, anak-anak punya jalur masing-masing,” tuturnya.

Maia tetap berharap ketiga anaknya punya bisnis. Sebab, kata Maia, berbisnis bagus untuk masa depan dan bisa menjadikan anaknya mandiri.

(mau/ron)

Es Krim Magnum + Kopi = Magnoffee?

Jakarta – Anda penggemar setia Magnum yang suka mencoba hal-hal baru? Sebagai chocolate expert yang memahami keinginan pleasure seekers, Magnum memang rajin berinovasi. Tidak hanya dengan mengeluarkan varian-varian baru Magnum, tapi juga melalui cara-cara baru untuk menikmatinya.

Memperkenalkan Magnoffee, cara baru menikmati es krim Magnum dengan kopi. Perpaduan es krim vanilla premium yang lembut, cokelat Belgia tebal yang mewah dan rasa pahit kopi akan memberikan double pleasure yang irresistible. Uniknya, Magnoffee dapat Anda lakukan sendiri.

Baik saat hangout di kafe bersama teman-teman, di kantor maupun di rumah. Anda bebas berkreasi dengan berbagai varian Magnum dan jenis kopi. Kopi hitam, kopi susu, panas atau dingin, suka-suka! Mau tambahkan whipped cream, cookies crumble atau chocolate sauce sebagai topping juga bisa.

Magnoffee merupakan cara baru yang diperkenalkan Magnum untuk memanjakan para pleasure seekers. Jadikan momen hangout bersama teman dan saat bersantai Anda lebih exciting bersama Magnoffee. Ciptakan puluhan citarasa baru dari paduan berbagai varian es krim Magnum dan kopi pilihan yang berbeda-beda.

Magnum Classic + Hot Black Coffee? Magnum Almond + Hot Cappuccino? Magnum Gold + Hot Cafe Latte? Atau Magnum Chocolate Strawberry + Iced Americano? Temukan Magnoffee favorit Anda sekarang juga.

Magnoffee, Double Pleasure for Pleasure Seekers
(adv/adv)

Ellie Goulding Konser di Jakarta 24 Agustus

Jakarta – Panggung Indonesia sepertinya memang tak pernah sepi kedatangan musisi-musisi ternama dunia. Tepat 24 Agustus mendatang salah satu penyanyi cantik asal Inggris akan datang ke Jakarta. Siapa dia?

Sosok penyanyi tersebut tak lain adalah Ellie Goulding. Ellie rencananya akan tampil dalam Festival ‘We The Fest’ (WTF).

Kabar tersebut disampaikan oleh pihak promotor festival tersebut, Ismaya Live. Mereka pun menyampaikan kabar tersebut lewat kicauan akun Twitter resmi mereka.

“So confirmed for #WTF14: @elliegoulding @hernameisbanks @Timeflies @rac @goldroom @jessieslife!! But there’s still MANY MORE to be announced,” kicau akun resmi Ismaya, Rabu (23/4/2014).

Tak hanya Ellie, beberapa musisi lainnya juga direncakan tampil dalam WTF 2014. Salah satunya adalah Timeflies.

Tiket WTF 2014 sendiri akan mulai dijual pada 26 April mendatang. Tiket dibanderol dengan harga Rp 500 ribu.

(fk/fk)

Chicco Jerikho Tampil Urakan dan Macho di Poster ‘Cahaya dari Timur’

Jakarta – Chicco Jerikho mengalami sedikit transformasi dalam penampilannya untuk peran terbaru di film ‘Cahaya dari Timur Beta Maluku.’ Dalam teaser poster yang telah dirilis, Chicco tampak sedikit urakan.

Mendapat peran sebagai pelatih sepakbola, Chicco terlihat sporty dengan balutan jaket merah ber-hoodie. Kesan urakan muncul dari kumis dan jenggotnya yang tumbuh berantakan. Kulit wajah Chicco juga nampak lebih gelap.

“5 Tahun Konflik Ribuan Korban. Sebuah Tim Sepakbola Menyatukan Mereka,” demikian tulisan dalam poster tersebut.

Film garapan sutradara Angga Sasongko ini diproduseri oleh penyanyi Glen Fredly. Film yang memiliki pesan perdamaian ini diangkat dari kisah nyata dari Ambon, tempat kelahiran Glenn.

Selain Chicco Jerikho yang menjadi peran utama, hadir juga sejumlah nama JFlow, Jajang C. Noer, Ridho ‘Slank’ Hafiedz, Aufa Assegaf dan sejumlah warga asli Maluku. Rencananya, ‘Cahaya Dari Timur Beta Maluku’ akan tayang pada 19 Juni mendatang.

(ich/mmu)

Lucu dan Menggemaskan, Choo Sarang!

Jakarta – Siapa yang tidak kenal Choo Sarang? Anak perempuan yang lucu dan menggemaskan ini semakin hari namanya semakin meroket di Korea, berkat penampilannya dalam acara variety ‘The Return of Superman’.

Belakang ini, Sarang jadi idola berbagai kalangan di Korea Selatan. Mulai anak-anak, orang tua sampai para idola KPop pun mengidolakannya.

Yuk, kenalan lebih jauh lagi dengan Choo Sarang!

Awal Toeti Heraty Koleksi Karya Seni, Lansung Memborong 53 Lukisan

Jakarta – Pengalaman pribadi mengoleksi benda seni Guru Besar Luar Biasa Filsafat Universitas Indonesia Prof. Toeti Heraty bisa dibilang kecelakaan. Awalnya, ia sama sekali tak berniat mengoleksi.

“Banyak lukisan dikasih teman tapi boleh nyicil karena saya pegawai negeri. Tapi ada juga yang karena menolong teman,” katanya kepada detikHOT di Galeri Cemara 6 Jakarta Pusat, pekan lalu.

Seperti lukisan hitam putih karya Kartika Affandi yang dipamerkan di Jakarta tahun 1970-an silam. Saat itu, tak ada yang membeli lukisan Kartika, padahal namanya sudah terkenal.

Kartika menghampiri Toeti dan meminta ia membeli lukisan miliknya. “Katanya buat ongkos balik ke Yogya,” ucapnya.

Setelah itu, hubungan Toeti dengan putri pertama dari Affandi, sang maestro tersebut berjalan baik hingga sekarang. Lukisannya pun banyak dikoleksi oleh Toeti di kediaman pribadinya.

Selain Kartika Affandi, ‘kecelakaan’ lainnya yang dialami Toeti adalah ketika menolong temannya, seorang pelukis bernama Salim. Karya Salim terkatung-katung usai pameran di Taman Ismail Marzuki dan tidak dapat dijual karena persyaratan dari Bea dan Cukai tidak terpenuhi.   Next »


(tia/utw)

Gara-Gara Picasso, Syakieb Sungkar Jadi Kolektor Karya Seni

Jakarta – Syakieb Sungkar sang kolektor benda seni masih ingat betul awal perjumpaan dengan lukisan karya Pablo Picasso dan Salvador Dali. Saat masih kecil, ia diberi ayahnya satu eksemplar Majalah Time.

“Pelukisnya gila, pembelinya gila juga karena mau-maunya membeli lukisan seperti itu dengan harga mahal.” Kalimat dari majalah itu yang paling dikenangnya hingga kini.

“Lucunya sampai sekarang saya suka meniru-niru gaya Picasso dalam bentuk sketsa kalau lagi bosan berada di rapat,” katanya di Serambi Salihara pekan lalu.

Kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB) pun menjadikannya terpengaruh menentukan selera dalam mengoleksi. Saat itu, Syakieb mengenal karya-karya kubis seperti Ahmad Sadali, Mochtar Apin dan A.D Pirous.

Dari situ, gaya lukisan kubisme dan surrealisme membawanya pada kenangan masa kecil bersama ayahnya. “Tapi saya termasuk orang yang gonta ganti menyukai gaya seni lukis,” kata Syakieb menjelaskan.

Awalnya, Syakieb menyukai lukisan Bali yang unik dan tiada duanya di dunia. Setelah tujuh tahun bekerja dan perekonomiannya mulai mapan, ia mulai mengumpulkan lukisan.

“Saya suka mampir ke Ubud dan mengunjungi studio seniman Bali seperti Wiranata, Budiana, dan Nyoman Kayun,” jelas Syakieb.

Hingga kini, ia masih menyimpan lukisan Bali di kediaman pribadinya yang terletak di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Ia mengaku sudah memiliki sekitar 300-an lukisan.

Tak hanya lukisan Bali, tapi juga karya Mazhab Bandung, seni rupa kontemporer dan akhirnya mengoleksi karya Old Master dan Mooi Indie. Pada 2006 hingga 2008, Syakieb mulai menjual sebagian lukisannya di balai lelang. Salah satunya adalah karya Old Master seperti Affandi dan Hendra Gunawan.

(tia/utw)

CopyRight 2011 - CeritaLucu.org